,

Ganjar Ungkap Rencana Pajak yang Ambisius di Depan Pengusaha Kadin Jika Terpilih Sebagai Presiden

16 01 e1708504799484

Laporpajak

Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, menyoroti intensifikasi dan ekstensifikasi sebagai strategi utama dalam memperluas pendapatan negara berbasis pajak. Dalam Dialog Capres Bersama Kadin, Ganjar menjelaskan bahwa intensifikasi mengacu pada optimalisasi tanpa memeras pengusaha, sementara ekstensifikasi melibatkan penambahan pajak baru. Dengan kebijakan ini, ia berharap rasio pajak terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia dapat meningkat, dengan upaya pemerintah meningkatkan pemadanan NIK dan NPWP untuk menarik lebih banyak wajib pajak.

Melalui optimalisasi pajak, pemerintah bertujuan meningkatkan kepatuhan pajak dan menciptakan persaingan usaha yang sehat. Namun, hingga tahun 2023, tingkat kepatuhan pajak masih di bawah 100%. Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo melaporkan bahwa dari target 19,4 juta wajib pajak, hanya 88% atau sekitar 17,1 juta yang telah menyampaikan SPT masa pajak 2022. Angka ini menunjukkan stagnasi dibandingkan dengan realisasi penyampaian SPT pada tahun sebelumnya.

Ganjar menyoroti isu trust issue terkait dengan pegawai kementerian yang memiliki motor gede (moge), menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat dalam membayar pajak. Ganjar berencana untuk menyelesaikan masalah ini dengan merombak kelembagaan terkait dan mengatur ulang pengelolaan pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) di bawah presiden, bukan di bawah Kementerian Keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Butuh layanan pajak? Chat Kami saja